Arti diskriminasi Di Sifat Anti Sosial

diskriminasi : yaitu suatu sikap yang merupakan usaha untuk membedakan secara sengaja terhadap golongangolongan yang berkaitan dengan kepentingankepentingan tertentu. Dalam diskriminasi, golongan tertentu diperlakukan berbeda dengan golongangolongan lain. Pembedaan itu dapat didasarkan pada suku bangsa, agama, mayoritas, atau bahkan minoritas dalam masyarakat. Misalnya diskriminasi ras yang dulu pernah terjadi di Afrika Selatan yang dikenal dengan politik apartheid, di mana golongan orang-orang kulit putih menduduki lapisan sosial yang lebih tinggi daripada golongan orang-orang kulit hitam.

diskriminasi : perbedaan perlakuan terhadap sesama warga (negara) dengan memandang (membedakan) warna kulit.

Arti sekularisme Di Sifat Anti Sosial

sekularisme : yaitu suatu sikap yang lebih mengedepankan hal-hal yang bersifat nonagamis, seperti teknologi, ilmu pengetahuan, sehingga kebutuhan agamis seakanakan dikesampingkan. Mereka yang memiliki sikap seperti ini cenderung lebih mempercayai kebenaran yang sifatnya duniawi.

sekularisme : kb, paham yang berpendirian bahwa moralitas tak perlu didasarkan pada ajaran agama.

Arti primordialisme Di Sifat Anti Sosial

primordialisme : yaitu suatu sikap atau pandangan yang menunjukkan sikap berpegang teguh kepada hal-hal yang sejak semula melekat pada diri individu seperti suku bangsa, ras, agama ataupun asal-usul kedaerahan oleh seseorang dalam kelompoknya, kemudian meluas dan berkembang. Primordialisme ini muncul karena hal-hal berikut.
a) Adanya sesuatu yang dianggap istimewa oleh individu dalam suatu kelompok atau perkumpulan sosial.
b) Adanya suatu sikap untuk mempertahankan keutuhan suatu kelompok atau kesatuan sosial terhadap ancaman dari luar.
c) Adanya nilai-nilai yang berkaitan dengan system keyakinan, seperti nilai-nilai keagamaan, pandangan hidup, dan sebagainya.

Arti aksi antisosial Di Sifat Anti Sosial

aksi antisosial : Yaitu suatu aksi yang menempatkan kepentingan pribadi atau kepentingan kelompok tertentu di atas kepentingan umum. Misalnya, membunyikan peralatan audio dengan volume yang tinggi di tempat ramai sehingga mengganggu ketenangan orang lain, memanipulasi keuangan suatu organisasi untuk memperkaya diri sendiri dan keluarga, tidak mau ikut gotong royong bersama warga sekitar dan lain-lain.