Arti tubulus kontortus proximal Di Ginjal

tubulus kontortus proximal : Di tempat inilah yang menghasilkan urin sekunder. Di dalam tubulus kontortus proximal, darah yang berasal dari glomerulus melakukan penyerapan kembali. Sebab darah yang sudah menjadi urin primer ini masih mengandung zat zat yang berguna. Pada proses ini di kenal dengan nama reabsorpsi atau penyerapan kembali. Tubulus kontortus proximal masih menerima glukosa, asam amino, air serta garam yang penting untuk tubuh.

Arti vena cava inferior Di Ginjal

vena cava inferior (pembuluh balik besar bawah) : adalah pembuluh darah yang menerima darah dari badan dan kedua kaki. Darah yang dibawa oleh pembuluh darah jenis ini mengandung banyak CO2.


vena cava inferior : Merupakan pembuluh balik terbesar yang ada di bagian bawah (dari badan sampai ke dua kaki). Pembuluh ini berfungsi sebagai penerima darah kotor atau yang mengandung CO2 (karbon dioksida)

Arti vena ginjal Di Ginjal

vena ginjal : adalah pembuluh balik yang berfungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal menuju vena cava inferior kemudian kembali ke jantung.


vena ginjal : Vena ginjal merupakan bagian utama dari ginjal. Vena ginjal adalah pembuluh balik yang berguna untuk membawa darah keluar dari dalam ginjal menuju vena cava inferior. Urutan pemprosesan vena ginjal adalah setelah melewati Darah tersebut kemudian akan di alirkan kembali ke dalam jantung untuk di olah menjadi darah bersih atau yang mengandung oksigen.

Arti sistisis Di Ginjal

sistisis : Adalah Peradangan pada kandung kemih.


sistisis : penyakit ini terjadi karena adanya zat kimia,infeksi bakteri atau luka. yang menyebabkan adanya radang pada kandung kemih.


sistisis : Sistisis adalah radang pada kantung kemih terutama bagian mukosa dan sub mukosa. Sistisis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, zat kimia, atau luka.

Arti tubulus kolektivus Di Ginjal

tubulus kolektivus : adalah tabung sempit panjang dalam ginjal yang menampung urin dari nefron, untuk disalurkan ke pelvis menuju kandung kemih.


tubulus kolektivus : Bagian ini menjadi bagian terakhir di bagian nefron. Bentuknya yang mirip selang menjadi saluran terakhir dan terpanjang dalam ginjal. Fungsinya untuk menampung urin sesungguhnya hasil pengolahan dan penyerapan di dalam nefron. Kemudian setelah dari sini, urin urin tersebut di lanjutkan ke pelvis. Lalu akan di tamping sebelum benar benar di keluarkan di kandung kemih.


tubulus kolektivus : Tubulus kolektivus adalah saluran pengumpul urine yang dihasilkan oleh setiap nefron untuk dibawa menuju pelvis.

Arti tubulus kontortus distal Di Ginjal

tubulus kontortus distal : Pada bagian ini, urin yang masih dalam tahap urin sekunder melepas zat zat yang masih berguna. Lalu mendapat tambahan zat zat sisa atau pembuangan yang tidak berguna. Di sinilah terbentuknya urin yang sesungguhnya, dimana nantinya di keluarkan ke luar tubuh manusia.


tubulus kontortus distal : Tempat untuk melepaskan zat-zat yang tidak berguna lagi atau berlebihan ke dalam urin sekunder. Menghasilkan urin sesungguhnya.


tubulus kontortus distal : Tubulus kontortus distal adalah bagian yang berfungsi untuk melakukan proses augmentasi. Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa yang tidak diperlukan lagi seperti air dan empedu. Urine hasil proses augmentasi disebut urine sesungguhnya yang paling mirip dengan urine yang dikeluarkan saat buang air kecil.

Arti tubulus kontortus proksimal Di Ginjal

tubulus kontortus proksimal : adalah tempat penyerapan kembali/reabsorpsi urin primer yang menyerap glukosa, garam, air, dan asam amino. Menghasilkan urin sekunder.


tubulus kontortus proksimal : Tubulus kontortus proksimal adalah bagian selanjutnya yang berfungsi untuk melakukan proses reabsorpsi. Reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali molekul/zat yang masih diperlukan oleh tubuh seperti glukosa, air, asam amino, dan berbagai macam ion. Glukosa dan asam amino diserap melalui peristiwa difusi, sedangkan air diserap melalui peristiwa osmosis. Hal ini membuat kadar urea dalam urine menjadi lebih tinggi. Urine yang telah melewati tubulus kontortus proksimal disebut urine sekunder.