Cari Arti Kata

make-up / hair do – (Multimedia)

Apa itu make-up / hair do? merujuk pada istilah yang memiliki makna dan signifikansi tertentu. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai istilah ini, silakan merujuk pada tabel di bawah ini. Tabel tersebut menyediakan penjelasan sederhana mengenai arti, makna, dan maksud dari make-up / hair do. Artinya disusun berdasarkan subjek.


Iklan Sponsor

Pengertian make-up / hair do adalah:

Subjek Definisi
Film ? make-up / hair do : tata rias serta tata rambut untuk artis disesuaikan dengan tuntutan sekenario dan sutradara. (asiaaudiovisualrb09oktyas.wordpress.com)
Definisi ?

Saat membahas multimedia, peran make-up dan hairdo sering kali dianggap remeh, padahal keduanya memiliki peran penting dalam menciptakan karakter dalam film. Make-up dan hairdo bukan sekadar sekumpulan kosmetik atau gaya rambut, namun merupakan seni yang mengubah tampilan fisik aktor serta menciptakan suasana dan konteks dalam cerita yang disampaikan melalui layar.

Make-up dalam Dunia Multimedia

Make-up dalam industri multimedia, terutama di film, bukanlah sekadar tentang mempercantik wajah. Ini adalah seni transformasi, di mana seorang make-up artist (MUA) memiliki peran penting dalam menciptakan karakter fiksi maupun realistis. Dalam film sci-fi, misalnya, mereka dapat menciptakan makhluk alien yang menakjubkan atau menampilkan karakter dengan luka yang sangat realistis.

Selain itu, make-up juga memiliki peran dalam menunjang konsep visual dalam film. Misalnya, penggunaan make-up yang dramatis untuk memperkuat suasana misteri atau horror, atau penggunaan make-up natural untuk menciptakan suasana yang realistis dalam drama.

Hairdo dalam Dunia Multimedia

Hairdo, atau gaya rambut, juga memiliki peran krusial dalam menciptakan karakter dalam film. Seorang hair stylist memiliki tanggung jawab untuk menciptakan gaya rambut yang sesuai dengan karakter yang dibawakan oleh aktor. Rambut dapat menjadi bagian penting dari identitas suatu karakter. Misalnya, gaya rambut yang khas dapat menggambarkan era tertentu dalam film berlatar belakang sejarah.

Tak hanya itu, hairdo juga bisa menjadi bagian dari storytelling dalam film. Perubahan gaya rambut karakter dari satu adegan ke adegan lainnya bisa mencerminkan perkembangan karakter atau perubahan suasana dalam cerita yang disampaikan.

Peran dalam Keseluruhan Produksi Multimedia

Baik make-up maupun hairdo bukan hanya mengubah penampilan fisik, namun juga membantu menghidupkan cerita yang disampaikan oleh para pembuat film. Mereka bekerja sama dengan sutradara, penulis, dan desainer kostum untuk memastikan keseluruhan penampilan visual mendukung alur cerita dan tujuan artistik film.

Kesimpulan

Berdasarkan peran mereka dalam menciptakan karakter, menunjang konsep visual, serta membantu menyampaikan cerita secara lebih kuat dalam film, make-up dan hairdo memegang peran yang penting dalam industri multimedia. Mereka bukan hanya sekadar aspek fisik, namun juga merupakan bagian vital dari keseluruhan produksi film yang seringkali diabaikan tapi sangat berpengaruh.

Jadi, jika kita memperhatikan setiap detail dalam make-up dan hairdo di layar lebar, kita dapat melihat betapa pentingnya kontribusi keduanya dalam membentuk pengalaman multimedia yang lengkap dan mengesankan.

Contoh Film Dengan Kualitas Tinggi pada Make-up dan Hair-do

“Mad Max: Fury Road” (2015): Film ini menampilkan make-up dan hairdo yang luar biasa dalam menciptakan karakteristik visual yang unik untuk setiap karakter, terutama dalam menggambarkan post-apocalyptic world-nya. Kreativitas dalam transformasi visual karakter menjadi salah satu sorotan dalam film ini.

“The Lord of the Rings” Trilogy (2001-2003): Film-film ini menunjukkan penggunaan make-up dan prostetik yang canggih untuk menciptakan karakter-karakter fantasi seperti orcs, hobbit, dan makhluk-makhluk lainnya. Proses kreatif di balik penampilan karakter-karakter ini merupakan contoh yang luar biasa dari penggunaan make-up dalam menyampaikan cerita.

“The Grand Budapest Hotel” (2014): Film karya Wes Anderson ini menonjolkan penggunaan make-up yang dramatis dalam menampilkan karakter-karakternya yang khas dan eksentrik. Gaya visual yang kuat dalam film ini sebagian besar juga didukung oleh detail make-up dan hairdo yang unik.

“The Shape of Water” (2017): Film ini menampilkan prostetik yang luar biasa dalam menciptakan karakter humanoid ikan. Make-up artistnya berhasil menciptakan tampilan yang memukau dan sangat realistis untuk karakter utama film ini.

“Black Panther” (2018): Film ini menampilkan make-up dan hairdo yang memukau dengan menciptakan tampilan yang khas untuk karakter-karakternya yang beragam, termasuk teknologi canggih yang digunakan dalam mengubah penampilan aktor menjadi karakter yang kuat dan fantastis.

Penggunaan

KonteksDeskripsiContoh
Film HororPenggunaan make-up yang dramatis untuk menciptakan efek menakutkan pada karakter-karakter, serta menciptakan monster atau efek luka yang sangat realistis.Contoh: Film “The Conjuring” dengan make-up yang menyeramkan pada hantu-hantu dan efek visual yang mendukung suasana mencekam.
Film Science FictionMake-up dan prostetik digunakan untuk menciptakan karakter alien atau makhluk fiksi lainnya, serta menampilkan teknologi canggih dalam tampilan karakter.Contoh: Film “Star Wars” dengan penggunaan make-up untuk menciptakan berbagai spesies alien yang berbeda.
Film HistorisHairdo dan make-up digunakan untuk menciptakan tampilan yang khas sesuai dengan era tertentu, menampilkan detail historis pada setiap karakter.Contoh: Film “Elizabeth” yang menampilkan gaya rambut dan make-up yang sesuai dengan era Renaissance.
Film FantasiPenggunaan make-up dan hairdo yang kreatif untuk menciptakan karakter-karakter fantastis seperti peri, monster, atau makhluk mitos lainnya.Contoh: Film “The Chronicles of Narnia” dengan penggambaran makhluk-makhluk fantasi yang realistis melalui make-up yang kompleks.
Film SuperheroMake-up dan prostetik digunakan untuk menciptakan tampilan yang unik bagi superhero, menampilkan kekuatan atau karakteristik khusus yang membedakan mereka dari karakter biasa.Contoh: Film “Avengers” dengan make-up yang mendukung tampilan luar biasa para superhero dan antagonisnya.
Film DramaPenggunaan make-up dan hairdo yang lebih natural untuk mendukung penggambaran karakter yang realistis dan menggambarkan emosi yang lebih mendalam.Contoh: Film “The Theory of Everything” dengan penggunaan make-up yang subtle untuk menggambarkan perubahan fisik karakter yang didasarkan pada kehidupan nyata.

Contoh Teknik Populer

Natural Makeup (Tata Rias Wajah Natural):
Teknik ini fokus pada tampilan yang ringan dan alami. Menggunakan warna-warna netral untuk menyamarkan ketidaksempurnaan kulit, sementara highlighter dan sedikit blush-on diterapkan untuk memberikan tampilan segar. Tujuan utamanya adalah mempertahankan tampilan yang tidak terlalu berlebihan, tetapi tetap menonjolkan kecantikan alami.

Smokey Eyes (Tata Rias Mata Smokey):
Smokey eyes adalah teknik yang menghasilkan tampilan mata yang dramatis dengan menggunakan eyeshadow gelap di sekitar kelopak mata dan bagian luar mata. Teknik ini memberikan efek merokok yang halus dan dramatis dengan memadukan warna-warna eyeshadow yang berbeda secara gradient.

Contouring and Highlighting (Kontur dan Sorot Wajah):
Teknik ini fokus pada menciptakan dimensi pada wajah dengan menggunakan warna-warna gelap dan terang. Kontur digunakan untuk menonjolkan atau mengubah bentuk wajah, sementara highlighter digunakan untuk memberikan kilau pada area-area tertentu, seperti tulang pipi atau hidung.

Bun (Kepang Rambut):
Bun atau kepang rambut adalah teknik yang melibatkan pengumpulan rambut menjadi satu di bagian atas atau belakang kepala. Ada berbagai variasi bun, termasuk bun yang rapi untuk acara formal atau bun yang lebih kasual dengan tatanan yang lebih longgar untuk sehari-hari.

Beach Waves (Gelombang Pantai):
Teknik ini menciptakan tampilan rambut bergelombang yang natural, mirip dengan hasil rambut yang terkena angin laut di pantai. Ini dapat dicapai dengan menggunakan alat styling seperti curling iron atau dengan teknik tanpa panas seperti braiding dan menggunakan produk styling khusus.

Ponytail (Kuncir Rambut):
Kuncir rambut adalah teknik sederhana yang tetap populer di banyak kesempatan. Ponytail dapat diatur dengan berbagai tingkat ketinggian, mulai dari yang tinggi di atas kepala hingga rendah di bagian belakang leher. Variasi tambahan, seperti ponytail dengan aksen braid atau aksesori tambahan, juga sering digunakan untuk menambah gaya.

Contoh Perusahaan dan Tokoh Terkait

Kevyn Aucoin
Kevyn Aucoin adalah seorang make-up artist legendaris yang telah mengubah industri kecantikan dan make-up. Ia terkenal karena kemampuan transformasinya yang luar biasa pada wajah para selebriti. Salah satu pencapaiannya adalah mempopulerkan teknik kontur wajah yang mempengaruhi tren kecantikan. Karya-karyanya muncul di sampul majalah ternama dan ia juga merupakan penulis buku bestseller tentang make-up.

Pat McGrath Labs
Pat McGrath adalah seorang make-up artist yang mendirikan perusahaannya sendiri, Pat McGrath Labs. Perusahaan ini telah merilis berbagai produk make-up yang inovatif dan berkualitas tinggi. Salah satu pencapaian utama adalah peluncuran produk lipstik pertama yang menggunakan teknologi matte dengan formula yang luar biasa, dan inovasi produk lainnya yang meraih pujian dari kalangan profesional dan konsumen.

Vidal Sassoon
Vidal Sassoon adalah seorang hairstylist legendaris yang menciptakan tren potongan rambut revolusioner. Ia terkenal dengan gaya potongannya yang modern, terstruktur, dan sangat dipengaruhi oleh arsitektur. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menciptakan potongan rambut “bob” yang menjadi tren ikonik pada era 1960-an dan masih menjadi inspirasi dalam dunia hairdo sampai sekarang.

Istilah Terkait

Highlighter (Pengkilap) – Highlighter
Ini adalah produk make-up yang digunakan untuk menyorot atau menampilkan area-area tertentu pada wajah, seperti tulang pipi atau bagian atas hidung. Ini memberikan tampilan glowing atau berkilau pada kulit.

Fade (Memudar) – Fade
Dalam konteks hairdo, ini adalah teknik pemutaran warna rambut yang lembut dan perubahan gradasi warna dari gelap ke terang atau sebaliknya. Ini bisa digunakan dalam teknik pewarnaan rambut untuk memberikan efek yang lebih alami.

Contouring (Kontur wajah) – Contouring
Kontur wajah adalah teknik make-up untuk mempertegas atau menonjolkan struktur wajah dengan menggunakan warna gelap dan terang. Ini membantu mengubah tampilan wajah dengan membuat bagian tertentu lebih menonjol atau terlihat lebih tirus.

Updo (Gaya rambut terangkat) – Updo
Ini adalah gaya rambut di mana rambut dikumpulkan dan diletakkan di atas kepala atau di bagian belakang kepala dengan berbagai cara. Updo sering dipakai untuk acara formal atau resmi.

Setting Spray (Semprotan Penataan) – Setting Spray
Ini adalah semprotan yang digunakan setelah selesai merias wajah untuk membantu make-up tetap tahan lama. Setting spray membantu agar make-up tidak mudah luntur dan tetap terlihat segar sepanjang hari.

Make Up dan Hair Do – SUmber Youtube

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan merinci mengenai istilah/kata make-up / hair do, disarankan untuk merujuk pada sumber-sumber terpercaya seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), serta Google Scholar untuk literatur akademis yang memiliki kredibilitas tinggi.

Iklan Sponsor

Wikipedia juga dapat menjadi referensi yang informatif untuk umum, sementara Kamus Dewan dapat memberikan perspektif linguistik yang lebih mendalam dalam bahasa Malaysia. Dengan menggabungkan sumber-sumber ini, Anda dapat memperluas pemahaman Anda mengenai make-up / hair do secara menyeluruh.

Iklan Sponsor

Cek Wikipedia dan Wiktionary?

Telusuri

Cek Google scholar:

semoga dapat membantu walau kurangnya jawaban pengertian lengkap untuk menyatakan artinya. pada postingan di atas pengertian dari kata “make-up / hair do” berasal dari beberapa sumber, bahasa, dan website di internet yang dapat anda lihat di bagian menu sumber.