Cari Arti Kata

dead freight – (Kelautan)

Apa itu dead freight? merujuk pada istilah yang memiliki makna dan signifikansi tertentu. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai istilah ini, silakan merujuk pada tabel di bawah ini. Tabel tersebut menyediakan penjelasan sederhana mengenai arti, makna, dan maksud dari dead freight. Artinya disusun berdasarkan subjek.


Iklan Sponsor

Pengertian dead freight adalah:

Subjek Definisi
Pelabuhan dan Bongkar Muat ? dead freight : Uang ganti rugi atau uang tambang yang dapat diminta oleh pemilik kapal kepada charterer kapalnya apabila charterer tidak dapat mengangkut seluruh muatan atau sudah memesan ruangan muatan tetapi tidak jadi menggunakannyadead freight : Uang ganti rugi atau uang tambang yang dapat diminta oleh pemilik kapal kepada charterer kapalnya apabila charterer tidak dapat mengangkut seluruh muatan atau sudah memesan ruangan muatan tetapi tidak jadi menggunakannya
Pelayaran ? dead freight : adalah uang yang harus dibayarkan kepada kapal karena satu pihak tidak menepati janji untuk memuai kapal dengan muatan penuh.
Definisi ?

Dead freight merupakan salah satu istilah yang seringkali ditemui dalam industri perkapalan dan pelabuhan. Istilah ini mengacu pada bagian dari kapasitas angkut suatu kapal yang tidak terpakai atau tidak diisi penuh dengan muatan. Dalam pengertian sederhana, dead freight adalah bagian dari kapasitas kapal yang tidak menghasilkan pendapatan bagi pemilik kapal, meskipun kapal tersebut telah berlayar. Artinya, walaupun ada ruang kosong di kapal yang seharusnya dapat diisi dengan muatan, ruang tersebut tetap tidak terisi, sehingga pemilik kapal mengalami kerugian.

Ketika sebuah kapal disewa oleh perusahaan atau individu untuk mengangkut muatan tertentu, biasanya ada kesepakatan terkait dengan jumlah muatan yang akan diangkut dan harga yang harus dibayarkan. Namun, terkadang terjadi situasi di mana muatan yang seharusnya diangkut tidak mencukupi untuk mengisi seluruh kapasitas kapal. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan dalam kebutuhan pasar, keterlambatan dalam pengiriman muatan, atau pembatalan pesanan.

Dalam kasus-kasus seperti ini, pemilik kapal akan mengalami dead freight. Meskipun mereka telah menyiapkan kapal untuk melakukan pengangkutan, namun karena muatan yang seharusnya diangkut tidak tersedia, sebagian dari kapasitas angkut kapal tetap tidak terpakai. Dampak dari dead freight ini bisa sangat merugikan bagi pemilik kapal, karena mereka tetap harus menanggung sebagian besar biaya operasional kapal meskipun tidak mendapatkan pendapatan yang sesuai dari pengangkutan muatan.

Hal menariknya, dead freight dapat menjadi indikator terjadinya ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan dalam pasar pengangkutan laut. Ketika terjadi dead freight yang signifikan, hal ini bisa menandakan adanya surplus kapasitas angkut kapal di pasar, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi harga dan keuntungan di industri perkapalan dan perdagangan internasional.

Dalam upaya untuk mengurangi risiko dead freight, para pemilik kapal dan operator pelabuhan biasanya berusaha untuk melakukan perencanaan yang lebih baik dan menjalin kesepakatan yang lebih kuat dengan pihak-pihak yang menyewa kapal. Mereka juga dapat menggunakan strategi lain, seperti mencari muatan tambahan untuk mengisi ruang kosong di kapal atau mengatur kembali rute pelayaran untuk memaksimalkan penggunaan kapasitas angkut kapal.

Dalam kesimpulan, dead freight merupakan istilah yang digunakan dalam industri perkapalan dan pelabuhan untuk menggambarkan bagian dari kapasitas angkut kapal yang tidak terisi dengan muatan, sehingga tidak menghasilkan pendapatan bagi pemilik kapal. Hal ini dapat menjadi indikator terjadinya ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan dalam pasar pengangkutan laut, serta mempengaruhi profitabilitas dan efisiensi operasional di dalamnya. Oleh karena itu, manajemen yang efektif terhadap dead freight sangatlah penting bagi para pemangku kepentingan dalam industri ini.

Padanan Terkait

BahasaPadananContoh
InggrisDead FreightThe ship suffered from dead freight due to lack of cargo.
IndonesiaMuatan MatiKapal mengalami muatan mati karena kurangnya kargo.
MalaysiaMuatan MatiKapal mengalami muatan mati disebabkan kekurangan kargo.
SpanyolCarga MuertaEl barco sufrió de carga muerta debido a la falta de carga. (carga = kargo)
PrancisFret MortLe navire a souffert de fret mort en raison du manque de cargaison. (fret = muatan, cargaison = kargo)
JermanLeerfrachtDas Schiff litt unter Leerfracht aufgrund mangelnder Fracht. (leer = kosong, fracht = kargo)
PortugisFrete MortoO navio sofreu de frete morto devido à falta de carga.
ItaliaCarico MortoLa nave ha subito un carico morto a causa della mancanza di carico.
BelandaDood VrachtHet schip leed aan dood vracht door gebrek aan lading. (dood = mati, vracht = kargo)
RusiaМертвый грузКорабль столкнулся с мертвым грузом из-за нехватки груза. (груз = kargo)
Cina (Mandarin)死货船舶因货物短缺而遭受死货的损失。 (死货 = kargo)
Jepang死積み貨物不足のため、船は死積みに苦しんだ。 (死積み = kargo)

Analogi

Jadi, gini analoginya. Bayangkan kamu memiliki sebuah mobil yang besar dan kuat, siap untuk membawa penumpang atau barang ke tujuan mereka. Namun, kadang-kadang saat kamu mempersiapkan mobil itu untuk perjalanan, ternyata hanya sedikit penumpang atau barang yang ingin diangkut. Mobilmu masih ada, siap untuk digunakan, tetapi sebagian besar kursi atau ruang bagasi tetap kosong dan tidak menghasilkan pendapatan apa pun bagimu. Nah, dalam dunia perkapalan, hal serupa terjadi dengan “dead freight”. Kapal yang besar dan tangguh sudah siap berlayar, tetapi jika tidak ada muatan yang cukup untuk mengisi kapasitasnya, bagian dari kapal tersebut tetap tidak terpakai dan tidak menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya. Itulah esensi dari “dead freight”.

Penggunaan Kata

KonteksDeskripsiContoh
Industri PerkapalanMerujuk pada bagian dari kapasitas angkut suatu kapal yang tidak terpakai atau tidak diisi penuh dengan muatan.Kapal tersebut mengalami dead freight karena tidak ada kargo yang cukup untuk diangkut.
EkonomiMengindikasikan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan dalam pasar pengangkutan laut.Terjadi dead freight yang signifikan menandakan adanya surplus kapasitas angkut kapal.
Kontrak PengangkutanMenunjukkan ketentuan dalam kontrak pengangkutan yang memuat klausul terkait kompensasi untuk dead freight.Kontrak tersebut mencakup klausul tentang pembayaran dead freight dalam kasus tertentu.
Manajemen OperasionalDalam konteks manajemen operasional, merujuk pada upaya untuk mengurangi risiko dan dampak dari dead freight.Perusahaan sedang melakukan evaluasi terhadap strategi mereka untuk mengurangi dead freight.
LogistikMengacu pada perhitungan dan perencanaan dalam manajemen logistik untuk meminimalkan terjadinya dead freight.Analisis logistik telah dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya dead freight.
KeuanganDalam konteks keuangan, dead freight dapat mempengaruhi laporan keuangan perusahaan pelayaran dan pelabuhan.Penyebab utama penurunan laba adalah adanya dead freight yang signifikan selama periode ini.
AsuransiIstilah ini juga dapat muncul dalam polis asuransi pengangkutan laut yang menetapkan tanggung jawab terkait dead freight.Perusahaan asuransi akan meninjau klaim terkait dead freight yang diajukan oleh pemilik kapal.
Analisis PasarDigunakan dalam analisis pasar untuk mengevaluasi dinamika antara penawaran dan permintaan dalam industri perkapalan.Para analis sedang mempelajari dampak dari dead freight terhadap harga dan profitabilitas.

Istilah Terkait

Overcapacity (Kapasitas Berlebihan): Situasi di mana kapasitas produksi atau angkutan melebihi permintaan pasar yang ada.

Demurrage (Demurrage): Biaya tambahan yang dikenakan kepada pihak yang menyewa kapal karena keterlambatan dalam bongkar muat.

Laytime (Laytime): Waktu yang diberikan kepada pihak yang menyewa kapal untuk memuat atau membongkar muatan di pelabuhan.

Charter Party (Kontrak Sewa Kapal): Kesepakatan kontrak antara pemilik kapal dan pihak yang menyewa kapal untuk penggunaan kapal dalam jangka waktu tertentu.

Freight Rate (Tarif Angkutan): Biaya yang dibebankan untuk pengangkutan muatan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Cargo Shortfall (Kekurangan Kargo): Situasi di mana jumlah muatan yang diangkut lebih sedikit dari yang dipesan atau yang diharapkan.

Port Congestion (Kepadatan Pelabuhan): Keadaan di mana pelabuhan mengalami kemacetan atau keterlambatan dalam bongkar muat karena berbagai faktor, seperti cuaca buruk atau kapasitas terlampaui.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan merinci mengenai istilah/kata dead freight, disarankan untuk merujuk pada sumber-sumber terpercaya seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), serta Google Scholar untuk literatur akademis yang memiliki kredibilitas tinggi.

Iklan Sponsor

Wikipedia juga dapat menjadi referensi yang informatif untuk umum, sementara Kamus Dewan dapat memberikan perspektif linguistik yang lebih mendalam dalam bahasa Malaysia. Dengan menggabungkan sumber-sumber ini, Anda dapat memperluas pemahaman Anda mengenai dead freight secara menyeluruh.

Iklan Sponsor

Cek Wikipedia dan Wiktionary?

Telusuri

Cek Google scholar:

semoga dapat membantu walau kurangnya jawaban pengertian lengkap untuk menyatakan artinya. pada postingan di atas pengertian dari kata “dead freight” berasal dari beberapa sumber, bahasa, dan website di internet yang dapat anda lihat di bagian menu sumber.